Trik Jitu Meningkatkan Pengunjung Blog (New)



Trik Super Gila Meningkatkan Jumlah Pengunjung Blog. Banyak pengunjung ke Blog kita tentu sangat menyenangkan hati kita, ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan pengunjung Blog kita, simak baik baik caranya. Trik ini diambil berdasarkan pada pengalaman kawan-kawan saya mengenai berbagai cara untuk meningkatkan Page Rank. Bagaimana cara cepat meningkatkan Page Rank di Google? Salah satu cara tercepat untuk meningkatkan Page Rank di Google pada postingan ini adalah dengan mengadopsi sistem pemasaran yang menggunakan model Multi Level Marketing. Sistem pemasaran ini, memiliki kelebihan dalam kecepatan distribusi.

Melalui posting ini saya mengajak anda semua untuk mengambil keuntungan dari kecepatan penyebaran sistem ini dalam bentuk backlink.

Caranya mudah, Yang harus anda lakukan adalah dengan meletakkan link-link berikut di blog ataupun di artikel anda.

Tapi ingat, sebelum anda meletakkan link diatas, kamu harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadinya nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link anda sendiri di bagian paling bawah (nomor 10).

Jika tiap peserta mampu mengajak 5 orang saja, maka jumlah backlink yang akan didapat adalah:

Ketika posisi anda 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Dan semuanya menggunakan kata kunci yang anda inginkan. Dari sisi SEO anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline anda mengklik link itu, juga membuat ngeblog anda mendapatkan traffik tambahan.

Nah, silahkan copy artikel ini, lalu paste di New Post Sahabat kemudian hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website anda di posisi 10. Ingat, anda harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika anda tiba-tiba di posisi 1, maka link anda akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.

Langkah terakhir sarankan ke teman yang lain supaya terus menyebar trik ini!

Saya yakin dalam waktu yang singkat, Pagerank blog anda pasti langsung naik drastis di luar dugaan anda. Selamat mencoba trik (rahasia) ini!

             terima kasih
 

METODE PENCATATAN DANA KAS KECIL

Metode Pencatatan Dana Kas Kecil
1.    Imprest System
Operasional dana kas kecil, yang sering kali disebut sistem imprest, mencakup tiga tahap yaitu:

A. Membentuk Dana

       Dua tahap pokok dalam membentuk dana kas kecil adalah:
1.      menunjuk petugas kas kecil yang bertanggung jawab atas dana
2.      menentukan jumlah dana yang diperlukan
Umumnya, jumlah yang diperkirakan untuk menutup pengeluaran yang diantisipasi adalah jumlah untuk periode 3-4 minggu ke depan. Untuk membentuk dana, utang cek ke penjaga (kustodian) kas kecil diterbitkan sebesar jumlah yang ditentukan tersebut. Contoh: jika Laird Company memutuskan untuk membentuk dana sebesar $ 100 pada tanggal 1 Februari, ayat jurnalnya:

Kustodian mencairkan cek dan menyimpan hasilnya pada kotak atau tempat kecil kas kecil yang terkunci. Sebagian besar dana kas kecil dibentuk dengan jumlah yang tetap. Tidak ada ayat jurnal tambahan yang dibuat untuk akun Kas Kecil selama manajemen tidak mengubah jumlah dana yang dikehendaki. Contoh: Jika Laird Company memutuskan pada tanggal 1 Juni untuk menaikkan jumlah dana menjadi $ 250 maka

B. Melakukan Pembayaran Dari Dana
Penjaga (kustodian) dana kas kecil memiliki wewenang untuk melakukan pembayaran dari dana kas sesuai dengan kebijakan manajemen. Umumnya, manajemen membatasi besarnya pembelanjaan yang dilakukan. Juga, mungkin tidak diizinkan menggunakan dana tersebut untuk transaksi tertentu (seperti memberikan pinjaman jangka pendek kepada karyawan). Setiap pembayaran dari dana harus didokumentasikan pada tanda terima kas kecil yang telah diberi penomoran sebelumnya (atau Voucher kas kecil). Tanda tangan kustodian dan pihak penerima pembayaran diperlukan pada tanda terima tersebut. Jika dokumen pendukung lainnya seperti tagihan biaya angkut atau faktur tersedia, maka harus dilampirkan juga pada tanda terima kas kecil.
Tanda terima disimpan di kotak kas kecil hingga dana nyaris habis dan perlu diisi ulang. Jumlah pada tanda terima kas kecil dan uang di dana seharusnya sama dengan jumlah yang dibentuk setiap waktu. Perhitungan dadakan dapat dilakukan kapan saja dengan pihak yang tidak terkait, seperti auditor internal, untuk menentukan bahwa apakah dana yang dijaga masih tetap utuh.
Tidak ada pencatatan akuntansi saat dilakukan pembayaran dari kas kecil. Hal ini dianggap tidak diperlu. Sebagai gantinya, pengaruh akuntansi atas setiap pembayaran diakui ketika dana diisi ulang.  
C. Mengisi Ulang Dana
       Ketika uang pada kas kecil mencapai tingkat minimum, dana diisi ulang. Permintaan penggantian uang (reimbursement) diusulkan oleh penjaga (kustodian) kas kecil. Pihak ini menyiapkan skedul (atau ringkasan) pembayaran-pembayaran yang telah dilakukan dan memberikan skedul tersebut, disertai dengan tanda terima kas kecil dan dokumentasi lainnya ke bagian bendahara. Tanda terima dan dokumen pendukung dipelajari oleh bagian bendahara untuk diverifikasi bahwa telah dilakukan pembayaran yang memadai dari dana tersebut. Bagian bendahara kemudian menyetujui permohonan itu dan sebuah cek disiapkan untuk mengisi ulang dana dengan jumlah yang sama besar saat dana dibentuk. Pada saat yang sama, dokumen pendukung diberi stempel (dicap) “lunas” sehingga tidak dapat dilampirkan lagi untuk permohonan pembayaran.
       Sebagai contoh, asumsikan tanggal 15 Maret penjaga (kustodian) kas kecil meminta cek sebesar $ 87. Dana terdiri atas uang tunai $ 13 dan terima kas kecil untuk benda pos $ 44, biaya angkut $ 38, dan beban lain-lain $ 5. Ayat jurnal umum yang diperlukan adalah:


Perhatikan bahwa akun Kas Kecil tidak dipengaruhi oleh ayat reimbursement. Pengisian ulang mengubah komposisi penggunaan tanda terima kas kecil dengan kas. Hal ini tidak mengubah saldo dana.
       Mungkin juga diperlukan mengisi dana kas kecil dengan kelebihan dan kekurangan kas. Hal ini terjadi ketika kas ditambah tanda terima kasih pada kotak kas kecil tidak sama dengan jumlah kas kecil yang dibentuk pada dana kas kecil. Sebagai contoh, asumsikan pada contoh sebelumnya penjaga (kustodian) kas hanya memiliki uang tunai $ 12 ditambah tanda terima sebagaimana dituliskan diatas. Dengan demikian, permintaan reimbursement menjadi $ 88. Ayat jurnal yang diperlukan adalah:

       Jika kustodian memiliki uang tunai $ 14, permintaan reimbursement menjadi $ 86 dan Kelebihan dan kekurangan kas akan dikredit sebesar $ 1 (kelebihan). Saldo debit pada akun Kelebihan dan Kekurangan Kas dilaporkan pada Laporan Laba Rugi sebagai beban lain-lain. Saldo kredit pada akun Kelebihan dan Kekurangan Kas dilaporkan pada Laporan Laba Rugi sebagai pendapatan lain-lain. Kelebihan dan Kekurangan Kas ditutup pada Ikhtisar Laba Rugi di akhir tahun.
       Dana kas kecil seharusnya diisi ulang pada akhir periode akuntansi tanpa memerhatikan uang tunai yang masih ada di dana. Pengisian ulang pada saat ini diperlukan untuk mengetahui pengaruh pembayaran kas kecil pada laporan keuangan.
       Pengendalian internal atas dana kas kecil diperkuat dengan:
1.      memiliki supervisor untuk melakukan perhitungan mendadak atas dana untuk menjamin apakah voucher yang dibayar dan dana kas sama dengan jumlah di awal.
2.      Membatalkan atau menarik voucher yang sudah dibayar sehingga tidak bisa diajukan ulang atau diganti.


2.    Fluktuatif System
Sistem dana tidak tetap (Fluctuative System), merupakan sistem di mana besarnya dana kas kecil berubah-ubah sesuai dengan pengeluaran dan penerimaan atau penambahan kas kecil. Pada sistem ini, pengelola kas kecil melakukan pencatatan pada buku kas kecil untuk setiap pengeluaran maupun penambahan dana kas kecil yang akan dijadikan dasar untuk diposting ke perkiraan-perkiraan buku besar.
Pencatatn sistem dana tidak tetap dalam jurnal nampak sebagai berikut.
No
Keterangan
Jurnal
1
Pada saat pembentukan dana kas kecil
Kas kecil                    xxx       -
       Kas                        -       xxx
2
Pada saat pemegang kas kecil melakukan pembayaran biaya
Biaya-biaya                xxx       -
       Kas Kecil               -       xxx
3
Pada saat menerima tambahan uang dari pemegang kas umum
Kas Kecil                    xxx       -
       Kas                         -       xxx
4
Pada saat kas kecil diisi kembali
Kas Kecil                    xxx       -
      Kas                       -         xxx


Berikut adalah perbedaan antara Imprest System dengan Fluktuatif System
Contoh:

Soal
Imprest System
Fluktuatif System
1 Jan PT ABC membentuk dana kas kecil Rp 500.000
1/1  Kas Kecil     500.000
            Kas                   500.000
1/1 Kas Kecil   500.000
          Kas                   500.000
7 Jan Pengeluaran untuk membeli ATK Rp 150.000
-
7/1 Biaya ATK  150.000
          Kas                  150.000
15 Jan membayar ongkos taksi Rp. 50.000
-
15/1 Biaya Taksi   50.000
          Kas                  50.000
25 Jan membeli konsumsi untuk lembur karyawan Rp 100.000
-
25/1 Biaya Konsumsi 100.000
          Kas                 100.000
1 Feb pengisian kembali dana kas kecil
1/2 Biaya ATK         150.000
    Biaya Taksi           50.000
   Biaya Konsumsi   100.000
               Kas             300.000
1/2 Kas Kecil       300.000
          Kas                300.000

KAS KECIL part 2

Dalam hal-hal tertentu tidaklah praktis untuk menggunakan cek/giro bilyet sebagai alat pembayaran seperti untuk pembelian perangko, pembayaran ongkos angkut dan berbagai macam pembayaran lainnya yang jumlahnya relatif kecil. Kwantitas  transaksi ini relatif besar dan sifatnya segera. Untuk keperluan tersebut perusahaan mengalokasikan sejumlah kas dalam jumlah tertentu yang disediakan untuk keperluan-keperluan pembayaran yang tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan check/Giro bilyet, yang disebut Kas Kecil. Pembentukan kas kecil adalah menyisihkan sejumlah dana untuk keperluan khusus, dengan mentransfer / memindahbukukan sejumlah dana dari rekening kas yang ada di bank.
Salah satu bentuk pengontrolan pengeluaran yang dilakukan melalui kas kecil adalah system imprest. Beberapa ketentuan dalam system ini adalah:
  • Kas kecil disediakan untuk keperluan pembayaran yang jumlahnya kecil dan tidak praktis bila dilakukan dengan check. Semua pengeluaran kas kecil dicatat pada buku kas kecil dan  hanya diposting ke buku besar sekali saja pada saat pengisian kembali kas kecil.
  • Dana yang ditentukan dalam kas kecil harus ditetapkan melelui keputusan manajemen dan tidak boleh melebihi ketentuan tersebut.
  • Pengeluaran-pengeluaran kas kecil hanya dapat dilakukan setelah perintah pengeluaran kas telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.
  • Pengisian kembali kas kecil dilakukan secara berkala (misalnya 1 x seminggu), untuk mengganti sejumlah kas yang telah digunakan melalui penarikan tunai dari bank. (tidak boleh dari penerimaan harian). Hal ini perlu dilakukan agar semua penerimaan kas harian selalu sama dengan jumlah yang disetorkan ke bank.
  • Karena transaksi pengisian kas kecil adalah mengeluarkan kas untuk membayar transaksi yang telah dibayar melalui dana kas kecil, yang telah disediakan sebelumnya. maka transaksi kas kecil cukup dibukukan satu kali saja pada saat pengisian kembali kas kecil. Sedangkan keterangan lebih rinci mengenai penggunaan kas kecil dicatat pada buku kas kecil yang dicatat secara terpisah dengan buku besar.
*** (Transaksi pengeluaran kas untuk pengisian kas kecil adalah transaksi pengantian dana yang telah dikeluarkan dan dicatat pada pada transaksi pengeluaran kas)
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat ilustrasi berkut :
Pada saat perusahaan mengambil keputusan untuk membentuk kas kecil, maka perusahaan menyisihkan sejumlah dana untuk kas kecil, sebesar jumlah tertentu yang ditetapkan oleh manajemen.
Pemindahbukuan/transfer : Periode awal
Rekening Keterangan  Debit Kredit
Bank X Pembentukan Kas kecil    99,999,999
Kas Kecil Pembentukan kas kecil 99,999,999  
Pengeluaran kas : Pengisian kas kecil
Rekening Keterangan  Debit Kredit
Bank X Pengisian Kas kecil Periode x – y    99,999,999
Biaya Onkos angkut 99,999,999  
Biaya Perjalanan Dinas 99,999,999  
Biaya Perawatan 99,999,999  
Biaya Administrasi 99,999,999  
Biaya lainnya 99,999,999  
Dari ilustrasi di atas dapat dilihat bahwa pada buku besar, penerimaan kas kecil hanya di catat sekali saja yaitu pada saat pembentukan kas kecil. Untuk selanjutnya dana tersebut diisi kembali secara berkala sesuai dengan biaya yang digunakan melalui dana tersebut. Informasi detail mengenai kas kecil hanya tersimpan pada buku kas kecil dan buku besar hanya mencatat transaksi yang telah dikelompokan.
Bila pada saat tertentu dana yang ditetapkan sudah tidak relevan lagi maka ketetapan mengenai dana kas kecil harus diperbaharui melalui ketetapan manajemen.
Jurnal : Perubahan dana kas kecil
Bila ditambah
Pemindahbukuan
Rekening Keterangan  Debit Kredit
Bank X Penyesuaian dana Kas kecil    99,999,999
Kas Kecil Penambahan dana kas kecil 99,999,999  
Bila dikurangi :
Pemindah bukuan
Rekening Keterangan  Debit Kredit
Bank X Penyesuaian dana Kas kecil 99,999,999   
Kas Kecil Pengurangan dana kas kecil    99,999,999 

Mencatat Transaksi Harian
Transaksi harian dicatat oleh pemegang kas kecil pada form elektrinik sbb:

frmPc
Kami mengasumsikan setiap biaya yang dibayar melalui kas kecil, timbul kewajiban/hutang bagi perusahaan untuk mengganti kembali dana tersebut sesuai dengan jumlah yang dikeluarkan.  Berdasarkan asumsi tersebut ZULISoft mengkredit account hutang biaya untuk mencatat Jurnal transaksi pengeluaran kas kecil selama periode tertentu, yang dilakukan saat pengajuan pengisian kembali dana kas kecil.  Selanjutnya pengeluaran kas untuk pengisian kembali kas kecil akan mendebet hutang biaya. 

VoucherPc

Kas kecil

Bagan Alir dokumen Dana Kas Kecil
Sistem dana kas kecil dibagi menjadi prosedur pembentukan dana kas kecil, prosedur permintaan dan pertanggungjawaban pengeluaran dana kas kecil dan prosedur pengisian dan kas kecil.
Prosedur pembentukan dana kas kecil
Prosedur pembentukan dana kas kecil dengan imprest system tidak berbeda dengan prosedur pembentukan dana kas kecil dengan fluctuating-fund-balance system.bagian utang pembentukan dana kas kecil didalam register bukti kas keluar dengan jurnal:
Dana kas kecil                                                    xxx
                Bukti kas keluar yang akan dibayar           xxx
Bagian jurnal mencatat pengeluaran kas dalam register cek dengan jurnal sebagai berikut:
Bukti kas keluar yang akan dibayar           xxx
                Kas                                                                         xxx
Prosedur permintaan dan pertanggungjawaban pengeluaran dana kas kecil
prosedur permintaan dan pertanggungjawaban pengeluaran dana kas kecil dengan imprest system sedikit berbeda dengan prosedur permintaan dan pertanggungjawaban pengeluaran dana kas kecil dengan fluctuating-fund-balance-system.
Dalam sistem dana kas kecil dengan fluctuating-fund-balance-system, saldo rekening dana kas kecildalam bukti besar dibiarkan berfluktuasi sesuai dengan jumlahpengisian dan pemakaian dana kas kecil,jurnal yang dibuat sebagai berikut:
1. Pembentukan dana kas kecil dicatat dalam register bukti kas keluar dan register cek dengan jurnal
    Bukti kas keluar:
    Dana kas kecil                                                                    xxx
                   Bukti kas keluar yang akan dibayar                           xxx
    Register cek:
     Bukti kas keluar yang akan dibayar                           xxx
                    Kas                                                                                         xx
2. Pengeluaran dana kas kecil dicatat dengan jurnal pengeluaran kas kecul dengan jurnal:
    Biaya overhead pabrik                                                   xxx
    Biaya administrasi dan umum                                     xxx
    Biaya pemasaran                                                              xxx
                Dana kas kecil                                                                    xx
3. Pengisian kembali dana kas kecil dicatat dengan register bukti kas keluar dan register cek dengan jurnal:
    Register bukti kas keluar:
     Dana kas kecil                                                                    xxx
                     Bukti kas keluar yang akan dibayar                           xxx
     Register cek:
     Bukti kas keluar yang akan dibayar                           xxx
                     Kas                                                                                         xxx
Prosedur pengisian kembali dana kas kecil
Prosedur pengisian kembali dana kas kecil dalam imprest system sedikit berbeda dengan prosedur yang sama dalam fluctuating-fund-balance system. Pengisian kembali dana kas kecil dalam imprest system didasarkan atas jumlah uang tunai yang telah dikeluarkan Bukti kas keluar dicatat didalam register bukti kas keluar oleh bagian utang dengan jurnal menurut bukti pengularan kas kecil, sedangkan dalam fluctuating-fund-balance system didasarkan atas taksiran jumlah uang tunai diperlukan oleh pemegang dana kas kecil sebagai berikut:
Biaya overhead pabrik                                                   xxx
Biaya administrasi dan umum                                     xxx
Biaya pemasaran                                                              xxx
                Bukti kas keluar yang akan dibayar                           xxx
Bagaian jurnal mencatat pengeluarankas dalam register cek dengan jurnal sebagai berikut:
Bukti kas keluar yang akan dibayar                           xxx
                Kas                                                                                         xxx
Dalam system dana kas kecil dengan fluctuating-fund-balance system bagian utang mencatat bukti kas keluar didalam register bukti kas keluar dengan jurnal sebagai berikut:
Dana kas kecil                                                                    xxx
                Bukti kas keluar yang akan dibayar                           xxx
RANGKUMAN
Dalam pelaksanaan transaksi pengeluaran kas perusahaan,penggunaan cek atas nama atau dengan pemindahbukuan menjamin diterimanya kas perusahaan oleh orang atau perusahaan yang dimaksud. Sistem pengeluaran kas dengan keandalan catatan akuntansi kas perusahaan, karena melibatkan pihak ke3 yaitu bank, yang secara periodik mengirimkan rekeningkoran bank sebagai dasar untuk rekonsiliasi catatan perusahaan.
Jika cancelled check dikembalikan kepada check issuer melalui sistem perbankan,sistem pengeluaran kas dengan check akan memeberikan tambahan manfaat bagi perusahaan yang melakukan pembayaran dengan dapat digunakan cancelled check sebagai tanda penerimaan kas dari pihak yang menerima pembayaran. Dalam sistem pengeluaran kas dengan cek dokumen penting digunakan adalah bukti kas keluar, cek, dan permintaan cek.

Pengantar Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya merupakan bagian dari dua tipe akuntansi : akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.
Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen memiliki dua kesamaan : yang pertama, kedua tipe akuntansi tersebut merupakan sistem pengolah informasi yang menghasilkan informasi keuangan. Meskipun informasi nonkeuangan merupakan informasi penting yang digunakan oleh manajemen dalam pengelolaan perusahaan, namun hampir seluruh informasi nonkeuangan tersebut berada diluar ruang lingkup akuntansi. Kesamaan lainnya adalah dua tipe akuntansi tersebut berfungsi sebagai penyedia informasi keuangan yang bermanfaat bagi seseorang untuk pengambilan keputusan. Pengambil keputusan memerlukan informasi untuk pemilihan alternatif yang dihadapinya, diantaranya adalah informasi keuangan. Informasi keuangan ini dihasilkan oleh akuntansi. Namun karena berbagai pengambil keputusan melakukan berbagai macam pengambilan keputusan yang berbeda, maka informasi keuangan yang diperlukan pun berbeda pula, sehingga diperlukan tipe akuntansi yang berbeda pula untuk memenuhi kebutuhan pengambil keputusan tersebut. Tugas akuntan adalah menyediakan informasi keuanga yang relevan dan andal untuk memenuhi berbagai keperluan yang berbeda tersebut.
Perbedaan pokok antara akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen terletak pada :
1. Pemakai laporan keuangan dan tujuan mereka.
2. Lingkup informasi.
3. Fokus informasi.
4. Rentang waktu.
5. Kriteria bagi informasi akuntansi.
6. Disiplin sumber.
7. Isi laporan.
8. Sifat informasi
Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa, dengan cara – cara tertentu, serta penafsiran terhadapnya. Obyek kegiatan akuntansi biaya adalah biaya.
Proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian, serta penafsiran informasi biaya adalah tergantung untuk siapa proses tersebut ditujukan. Proses akuntansi biaya dapat ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pemakai luar perusahaan. Dalam hal ini proses akuntansi biaya harus memerhatikan karakteristik akuntansi keuangan. Dengan demikian akuntansi biaya dapat merupakan bagian dari akuntansi keuangan.
Proses akuntansi biaya dapat ditujukan pula untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam perusahaan. Dalam hal ini akuntansi biaya harus memerhatikan karakteristik akuntansi manajemen. Dengan demikian akuntansi biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen.
Akuntansi biaya mempunyai tiga tujuan pokok :
a. Penentuan harga pokok produk
b. Pengendalian biaya
c. Pengambilan keputusan khusus.
Untuk memenuhi tujuan penentuan harga pokok produk, akuntansi biaya mencatat, menggolongkan, dan meringkas biaya – biaya pembuatan produk atau penyerahan jasa. Biaya yang dikumpulkan dan disajikan adalah biaya yang telah terjadi di masa lalu atau biaya histories. Umumnya akuntansi biaya untuk penentuan harga pokok produk ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pihak luar perusahaan. Oleh karena itu, untuk melayani kebutuhan pihak luar tersebut, akuntansi biaya tunduk pada prinsip – prinsip akuntansi yang lazim.
Pengendalian biaya harus didahului dengan penentuan biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk memproduksi satu satuan produk. Jika biaya yang seharusnya telah ditetapkan, akauntansi biaya bertugas untuk memantau apakah pengeluaran biaya yang sesungguhnya sesuai dengan biaya yang seharusnya tersebut. Akuntansi biaya kemudian melakukan analisis terhadap penyimpangan biaya sesungguhnya dengan biaya seharusnya dan menyajikan informasi mengenai penyebab terjadinya selisih tersebut. Dari analisis penyimpangan dan penyebabnya tersebut manajemen akan dapat mempertimbangkan tindakan koreksi, jika hal ini perlu dilakukan. Dari analisis ini juga manajemen puncak akan dapat mengadakan penilaian prestasi para manajer di bawahnya. Akuntansi biaya untuk tujuan pengendalian biaya ini lebih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pihak dalam perusahaan.
Pengambilan keputusan khusus menyangkut masa yang akan datang. Oleh karena itu informasi yang relevan dengan pengambilan keputusan khusus selalu berhubungan dengan informasi masa yang akan datang. Akuntansi biaya untuk pengambilan keputusan khusus menyajikan biaya masa yang akan datang. Informasi biaya ini tidak dicatat dalam catatan akuntansi biaya, melainkan hasil dari suatu proses peramalan. Karena keputusan khusus merupakan sebagian besar kegiatan manajemen perusahaan, laporan akuntansi biaya untuk memenuhi tujuan pengambilan keputusan adalah bagian dari akuntansi manajemen. Untuk memenuhi kebutuhan manajemen dalam pengambilan keputusan, akutansi biaya mengembangkan berbagai konsep informasi biaya untuk pengambilan keputusan seperti : biaya kesempatan, biaya hipotesis, biaya tambahan, biaya terhindarkan, dan pendapatan hilang.

AKUNTANSI BIAYA

Akuntansi biaya adalah suatu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan, pencatatan, dan analisa terhadap biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk menghasilkan barang atau jasa. Biaya didefinisikan sebagai waktu dan sumber daya yang dibutuhkan dan menurut konvensi diukur dengan satuan mata uang. Penggunaan kata beban adalah pada saat biaya sudah habis terpakai. Pengertian dan Fungsi Akuntansi Biaya menurut beberapa pakar:
1. Menurut Schaum
Pengertian dari Akuntansi biaya: adalah suatu prosedur untuk mencatat dan melaporkan hasil pengukuran dari biaya pembuatan barang atau jasa. Fungsi utama dari Akuntansi Biaya: Melakukan akumulasi biaya untuk penilaian persediaan dan penentuan pendapatan.
1. Menurut Carter dan Usry
Pengertian dari Akuntansi Biaya: Penghitungan biaya dengan tujuan untuk aktivitas perencanaan dan pengendalian, perbaikkan kualitas dan efisiensi, serta pembuatan keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.
Pendekatan akuntansi biaya
Ada tiga pendekatan yang biasa dilakukan untuk akuntansi biaya, yaitu biaya standar (standard costing), biaya berdasarkan kegiatan (activity-based costing), dan biaya berdasarkan hasil (throughput accounting).
Revolusi dalam akuntansi biaya
Akuntansi biaya telah mengalami perubahan yang dramatis, dimana perkembangan sistem komputer hampir menghapuskan pembukuan secara manual. Akuntansi biaya kini telah menjadi kebutuhan nyata dalam semua organisasi termasuk bank, organisasi profesional, serta lembaga pemerintah. Dewasa ini telah banyak perusahaan yang memasang metode pabrikasi produk, perdagangan produk, atau pemberian jasa dengan bantuan komputer. Adanya teknologi ini telah sangat memberikan dampak terhadap akuntansi biaya.
Pengajaran dalam akuntansi biaya
Banyak bahan pelajaran yang diajarkan dalam akuntansi biaya, dimana kesemuanya selalu berkaitan dengan biaya-biaya yang mungkin timbul dalam proses produksi. Pembelajaran yang dilakukan dalam akuntansi biaya antara lain mengenai penentuan harga pokok produk: bersama dan sampingan, harga pokok proses, pembiayaan: biaya variabel dan biaya tetap, biaya overhead pabrik, departementalasi biaya overhead, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja: langsung dan tidak langsung, pengendalian biaya, serta analisis biaya pemasaran.
Manfaat akuntansi biaya
Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat bagi manajemen untuk memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Manfaat biaya adalah menyediakan salah satu informasi yang diperlukan oleh manajemen dalam mengelola perusahaannya, yaitu untuk perencanaan dan pengendalian laba; penentuan harga pokok produk dan jasa; serta bagi pengambilan keputusan oleh manajemen.
Keterbatasan dalam sistem akuntansi biaya
Dalam akuntansi biaya juga terdapat beberapa kekurangan yang menyertainya, terutama dalam sistem akuntansi biaya yang telah ketinggalan zaman. Gejala-gejala dari sistem biaya yang ketinggalan zaman diantaranya ialah hasil dari penawaran sulit dijelaskan, harga pesaing nampak lebih rendah sehingga kelihatan tidak masuk akal, produk-produk yang sulit diproduksi menunjukkan laba yang tinggi, manajer operasional berkeinginan menghentikan produk-produk yang kelihatan menguntungkan, marjin laba sulit dijelaskan, pelanggan tidak mengeluh atas biaya naiknya harga, departemen akuntansi menghabiskan banyak waktu hanya untuk memberi data biaya bagi proyek khusus, dan biaya produk berubah karena adanya perubahan peratauran pelaporan.

5 Fakta Unik Mengenai Hari Kemerdekaan Indonesia

5 Fakta Unik Mengenai Hari Kemerdekaan Indonesia - Tujuh belas Agustus adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia dan seluruh rakyatnya. Tepatnya Tujuh Belas Agustus tahun 1945, karena pada tanggal tersebutlah merupakan awal kebangkitan rakyat Indonesia dalam melawan penjajah sekaligus penanda awalnya sebuah Revolusi. Namun tahukan kamu, ada beberapa fakta unik dan menarik, mengenai hari kemerdekaan negara kita tercinta ini yang akan sayang jika kamu lewatkan, apa sajakah fakta unik mengenai hari kemerdekaan itu?

Ini dia 5 Fakta Unik Mengenai Hari Kemerdekaan Indonesia.

1.Presiden sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan
Pukul 08.00 17 Agustus 1945 yakni 2 jam sebelum pembacaan teks Proklamasi , Bung Karno masih tertidur dikamarnya, di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, Cikini, Jakarta. Rasa lemas dan suhu badan tinggi didiagnosa dokter Soekarno saat itu terkena gejala malaria tertiana. Saat dibangunkan oleh sang dokter Dr. Soeharto, beliau mengeluh "Pating Greges". Kemudian akhirnya dokter memutuskan untuk menyuntikan chinineurethan intramusculair dan memberikan pil brom chinine padanya, setelah itu beliau diminta untuk istirahat sejenak agar obat segera bereaksi pada tubuhnya. Pada pukul 09.00 beliau sudah berpakaian rapih dengan baju putih-putih, kemudian menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat jam 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah, meskipun seusai proklamir beliau kembali ke kamar karena merasa masih meriang, namun saat itulah awal terjadinya sebuah revolusi.

2.Bendera dari kain Tukang Soto dan Seprai
Jika saat ini bendera negara dibuat dengan seapik-apiknya, hal tersebut jauh berbeda dengan bendera merah putih pertama yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Warna putih dari bendera didapat dari seprai tidur Bung Karno sedangkan warna merahnya didapat dari kain tukang soto.

3.Naskah Proklamasi di Temukan di Tempat Sampah
Teks asli naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno sesungguhnya tidak pernah dimiliki dan didokumentasikan oleh Pemerintah. Naasnya, naskah historis tersebut disimpan dan dijaga dengan baik oleh seorang wartawan BM bernama Diah. Dian mengaku menemukan naskah tersebut dikeranjang sampah di rumah Laksamana Maeda pada 17 Agustus 1945 dini hari. Namun setelah disalin ulang dengan mesin ketik oleh Sajuti Melik pasa 29 Mei 1992, naskah yang telah ia simpan selama 46 tahun itu ia serahkan pada Presiden Soeharto.

4.Soekarno Menghujani Penumpang Pesawat dengan Air seni
Hanya The Founding Father Indonesia-lah yang pernah merasakan mandi dengan air seni. Betapa tidak, sepulangnya dari Dalat, Saigon, Vietnam pada 13 Agustus 1945. Soekarno beserta Bung Hatta, dr. Radjiman, Dr. Soeharto sebagai dokter pribadinya dan seluruh awak pesawat lainnya. Ditengah perjalanan, beliau ingin sekali buang air kecil, namun sayangnya saat itu pesawat belum dilengkapi dengan sarana toilet. Setelah dicari jalan keluarnya, beliau melihat dinding-dinding kecil di badan pesawat, dan disanalah beliau melepaskan hasrat buang hajat kecilnya. Namun karena semburan angin yang begitu kencang, bersemburlah air seni tersut hingga menghujani penumpang.

5.Negatif Dokumentasi Kemerdekaan Diletakan Di Bawah Pohon
Berkat Kebohongan Frans Mendoer, Fotografer yang mendokumentasikan detik-detik menjelang kemerdekaan yang menyatakan pada tentara Jepang bahwa ia tidak meiliki negatif photo tersebut dan sudah menyerahkannya pada Barisan pelopor, sebuah gerakan pelopor. Padahal negatif dokumentasi tersebut sengaja ia tanam dibawah pohon dekat halaman Kantor harian Asia Raja dan sampai saat ini-lah dokumentasi tersebut bisa kita saksikan.

Dirgahayu indonesiaku yang  ke 68,semoga semakin jaya...
 
Support : Creating Website | Afista pratama | Template
Copyright © 2011. Pratama Blog - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger